One Day Trip, Cidaun …

Cidaun adalah sebuah kecamatan yang terdapat di Kabupaten Cianjur bagian selatan, bisa dibilang letaknya berada pada bagian paling selatan dari Kabupaten Cianjur. Jarak menuju Cidaun dari Bandung kira-kira 120 Km, dan dapat ditempuh dengan perjalanan 3-4 jam. Sementara dari Cianjur sendiri jaraknya lebih jauh.

Sebetulnya sudah cukup lama gw berkeinginan untuk menuju tempat yang satu ini, penasaran sama pantainya..

Start dari rumah sekitar jam setengah 9 pagi, perjalanan kali ini pengen santai aja ga perlu buru-buru, toh ga ada yang di kejar.. se sampainya aja.. :mrgreen: Jalur yang dilewati kali ini dari Bandung mengarah ke Dayeuh Kolot, sialnya… macet panjang menjelang kampus STT Telkom (yang udah ganti nama jadi Institut Teknologi Telkom)  rupanya ada perbaikan jalan sepanjang sekitar 300 meter yang memakan sebagian badan jalan. Lepas dari Dayeuh Kolot meluncur mulus ke arah Banjaran – Soreang, sengaja gw ga lewat jalur Kopo – Soreang karena udah eneg sama macetnya Kopo Sayati yang ga kenal waktu balik ke cerita.. Tanpa terasa selepas Banjaran menuju Soreang dilewati dengan cepat, sempet mampir dulu ke minimarket untuk beli sedikit cemilan. Sampai di Ciwidey sekitar jam 10, nyari sarapan di depan alun-alun Ciwidey, dan gagal total karena nasi kuning dan bubur udah abis semua, yang jualan juga udah pada bubar..  Akhirnya karena belum terlalu laper juga perjalanan pun dilanjutken..

Menjelang daerah Kawah Putih udara semakin dingin, kondisi jalan masih tetap bagus dan nampaknya ada sedikit pelebaran jalan. Tanpa berhenti terus melalui Rancabali, Situ Patenggang / Patengan juga dilewati begitu aja, udah sering banget soalnya. Nah di persimpangan jalan yang ke situ patengan ini gw ambil arah kiri, ikutin jalur utama untuk menuju Cidaun.

http://desmond.yfrog.com/Himg735/scaled.php?tn=0&server=735&filename=edbmf.jpg&xsize=640&ysize=640

Rute menuju Cidaun

Jalur antara Rancabali- perbatasan Cianjur Selatan ini bisa di bilang memuaskan, meski ruas jalan tak terlalu lebar, tapi aspalnya terawat dan mulus, ditambah pemandangan indahnya kebun teh di sisi kanan dan kiri jalan.

Sempet berhenti sejenak untuk foto

Sepi 🙄

Ngeliat di foto aja seger, apalagi aslinya :mrgreen:

Jalanan masih baguss :mrgreen:

Baru beberapa menit lanjutin perjalanan, gw nemu tempat yang sepertinya untuk ngeliat pemandangan sekitar dari atasnya, gw pun berhenti dan menaiki anak tangga satu per satu

View dari atas, tepat di pinggir jalan utama

Panoramic View ke arah perkebunan teh 🙂

Panoramic View ke jalan 🙂

Di bawah ada juga kursi untuk istirahat/santai-santai, senderan nya kemana ya 🙄

Tinggal ikutin ke arah Naringgul, Jayanti, Cianjur Selatan 🙂

View ke arah timur, daerah pegunungan yang ditumbuhi hutan lebat..

Motor yang membawa gw sejauh ini :mrgreen:

Daerah tinggi terakhir yang akan di lewati, jalanan aspal mengarah kebawah dan melewati bukit menjulang yang terlihat pada background foto 🙄

Jalanan meliuk-liuk di bawah menunggu untuk dilewati 🙄

Perbatasan Kabupaten Bandung – Kabupaten Cianjur

41 Km menuju Cidaun 🙄

Kondisi jalanan di sekitar perbatasan ini masih termasuk cukup baik, lapisan aspal baru masih terlihat di daerah pinggiran Kabupaten Cianjur ini, perjalanan dilanjutkan melewati hutan (yang sepertinya hutan konservasi, karena pepohonannya yang tertata rapi) perjalanan di siang hari nan terik berubah jadi adem dan sejuk di bawah pepohonan rimbun di Kecamatan Naringgul ini. Rupanya jalanan aspal mulus harus ada ujungnya, beberapa kilometer selepas perbatasan gw harus menghadapi kenyataan pahit mendapati jalanan rusak, aspal rusak, bebatuan kerikil nya sudah terlepas kemana-mana, yang nampaknya sudah lama tak kunjung mendapat perhatian. Karena kondisi jalanan yang rusak, motor hanya bisa dipacu dengan kecepatan 10-20 Km/Jam saja.

Lelah memacu motor pada kondisi jalan jelek belasan kilometer, akhirnya ketemu pemandangan yang cukup menyegarkan, ada Curug / Air Terjun kecil yang terletak tepat di pinggir jalan, gw pun menepi sejenak..

Air terjun mini

Pengen mandi jadinya :mrgreen:

Sepertinya kalo lagi musim hujan cukup deras nih air terjunnya 🙄 berhubung udah memasuki musim kemarau, jadi segitu aja yg terjun airnya :mrgreen:

Istirahat sebentar, cuci muka, segerrrr lagi…. :mrgreen:

Perjalanan kembali dilanjutkan, memasuki pusat Kecamatan Naringgul, aspalnya baru dan mulus, namun ternyata cuma di daerah ini aja yang jalanannya bagus.. Selebihnya secara umum gambaran kondisi jalanan menuju Cidaun yang masuk ke dalam Kabupaten Cianjur bisa dibilang rusak cukup parah.. Kerusakannya pun cukup panjang.. Kurang lebih 30-35 Kilometer jauhnya kondisi jalan mengalami kerusakan.. Jauh berbeda jika di bandingkan dengan kondisi jalanan di kawasan Kabupaten Bandung.

Suasanya siang nan panas, plus kondisi jalanan yang cukup menguras waktu dan energi. Nikmatin aja laaaahh  :mrgreen:

Tinggal 8 Km, lanjuutt 😀

Lalu sampailah gw di sebuah pertigaan, yang ternyata udah di Cidaun, dimana arah ke kiri menuju Rancabuaya & Pameungpeuk, sementara ke kanan menuju Sindangbarang & Cianjur. Lalu gw mengarahkan motor gw ke kiri/timur menuju pantai Jayanti. Ternyata di daerah ini ada minimarket Alfamart, mampir sebentar lah gw nyari minuman seger di kulkasnya :mrgreen:

Sempet celingak celinguk di kawasan Cidaun ini ternyata gak ditemui satupun SPBU, beruntung bagi gw dan rider2 yang menggunakan motor dengan kapasitas tangki cukup besar,  sehingga tak perlu repot mencari penjual bensin eceran. Tapi bagi pengguna motor dengan kapasitas tangki kecil harus mempersiapkan diri mencari penjual bensin eceran maupun membawa jerigen kecil bila perlu.

Jembatan yang lumayan panjang nih, ini gw foto di tengah2 nya 🙄

Sungai yang airnya cetek, terlihat warga setempat bisa nyuci motor, nyuci baju,celana, de el el di sungai ini:mrgreen:

Pantai Jayanti, sekitar 4 Km dari Cidaun

Di depan TPI ( Tempat Pelelangan Ikan ) Pantai Jayanti

Cuaca yang panas, pengunjungnya lagi pada “ngumpet” di warung-warung yang berjejer di sebelah kiri gw.. Jualnya macem-macem, dari makanan ringan sampe ikan bakar.. hmmm :mrgreen:

Kondisi jalanan Cidaun – Pantai Jayanti 🙄

Dan lalu gw pun kembali mengarah ke Cidaun, melewati pertigaan Cidaun, gw terus mengarah ke barat/arah sindangbarang, terlihat di sekitar ada beberapa penginapan berbentuk rumah-rumah sederhana, juga perkampungan warga yang terlihat cukup asri dengan pemandangan hijau dimana-mana, sementara di sebelah kiri pemandangan pantai sesekali terlihat menyembul di antara pepohonan. Beberapa kilometer perjalanan, gw ngeliat sebuah jalan kecil di sebelah kiri jalan utama yang sepertinya menuju ke pantai, gw langsung membelokkan motor melewati jalanan kecil berpasir itu 🙄

Ujung jalan, dibalik ini ada apa yaa :mrgreen:

ternyata pantai landai nan luassss :mrgreen:

Jalan yang gw lewati untuk menuju pantai 🙄

Lengkap dengan jembatan dari pohon kelapa.. lumayan bikin deg-degan :mrgreen:

tapi pemandangan pantainya sepadan dengan perjuangan menuju kesini :mrgreen:

🙄

🙄

Puanasnya 🙄

ngeliat pantainya, gw jadi inget sebuah pantai di film The Road 🙄

Setelah puas di pantai, gw pun melanjutkan perjalanan untuk pulang ke Bandung, mengingat hari udah semakin sore, ga nyaman kalo harus melewati hutan-hutan di daerah Naringgul kalo udah gelap :mrgreen:

Karena kawasan hutannya cukup lebat dan gelap,di sisi jalannya pun banyak terdapat jurang yang rawan longsor,plus gw riding sendirian, sedikit menghindari resiko, alias cari aman :mrgreen:

Memasuki wilayah hutan di Naringgul 🙄

Hutan di kawasan ini masih terbilang asri & alami, bahkan sewaktu berangkat tadi gw sempet liat sekawanan monyet berkeliaran di pepohonan, sayang sewaktu gw deketin mereka kabur semua, belum sempet di potret :mrgreen:

Dan saat gw pulang, gw ditemani kicauan burung-burung di atap hutan yang nampaknya merupakan habitat asli hewan-hewan ini. Semoga keberadaannya tetap terjaga dan gak rusak dijamah manusia-manusia rakus yaa :mrgreen:

View ke bawah, hutan & sungai 🙄

Kondisi jalan di Kecamatan Naringgul 🙄

🙄

Di pinggir jurang nih 🙄

Alhamdulillah sampe di perbatasan Bandung sebelum maghrib, udah di sambut kabut aja nih 🙄

Dan setelah ini gw lanjutin perjalanan dengan terlebih dulu mampir sholat Maghrib di sebuah masjid di Rancabali, dan harus wudhu dengan air yang super sekali dinginnya :mrgreen: Setelah sholat lanjut lagi perjalanan menuju Ciwidey melintasi kawasan gerbang Kawah Putih yang udah gelap gulita dan juga jalanan yang cukup gelap karena minimnya penerangan. Sampe di Ciwidey sempet mampir dulu di Warung Nasi Padang dan dengan sukses melahap sepiring nasi dengan cepat :mrgreen:

Alhamdulillah sampe lagi di Bandung sekitar jam 8 malem 🙂

Beberapa Rute menuju Cidaun dan sekitarnya : Rute menuju Cidaun

Berdasarkan perjalanan gw kali ini, ada beberapa poin yang mungkin bisa menjadi masukan/referensi, di antaranya :

1. Usahakan berangkat dari Bandung/Cianjur pagi-pagi, jadi saat sampai Cidaun hari masih siang,karena meskipun total jarak perjalanan tidak terlalu jauh,yakni hanya sekitar 110-120 Km daru Bandung tapi kondisi jalan di Kabupaten Cianjur yang menuju Cidaun mengalami kerusakan sehingga bisa menambah waktu tempuh

2. Tidak terdapat SPBU. Persiapkan kendaraan dengan mengusahakan isi bensin full tank dari Bandung. Bagi pengguna sepeda motor bebek/matic mau ga mau harus siap beli BBM eceran yang tersedia di beberapa titik di Cidaun.

3. Untuk penginapan tersedia beberapa penginapan yang terletak di pantai Jayanti, maupun penginapan berbentuk rumah penduduk yang terdapat di ruas jalan Cidaun-Sindangbarang.

4. Enjoy your trip 😀

Advertisements

50 thoughts on “One Day Trip, Cidaun …

  1. super mega THUMBSUP!!!!!!! pengen banget punya kesempatan seperti ini.. dan pengen banget punya kemampuan menulis dan menata perjalanan seperti ini…..

    1. Makasih om trayo.. om trayo jg GREAT 😀
      pengen om, tp kayanya blm bisa nih kalo yg agak jauh dari bandung sampe setelah lebaran.. kalo setelah lebaran ada plan ajak2 ya :mrgreen:

  2. sepp…jangan kayak si motovaganza, njaring cewek aja belom dapet2x gmn mau ‘jepret’…:kaboorrr

      1. wah hebat bener ane jd admin akun itu.
        sesekali klo mau jalan kyk begini, info ke ane dong om….mau ikut ngerasain perjalanan suhu 😀

    1. biasa wan.. sekitar 33-35 Km/L total trip 210 Km lebih dikit.. hehehe.. mantap ni blog baru.. 😀

  3. Subhanallah…. bagus banget pemandangan alamnya pak…
    dan bagus banget blognya… sangat inspiratif dan informatif…

  4. kira2 pnginapan dsna (d pntai jayanti atau d skitar kawah ptih) brpa yah om…?? alnya klo bolak blik sehari doang jauh…. tp dr yg trmurah aj dlu hehe…

    1. Kalo di pantai jayanti ga sempet nanya2 tapi kalo dilihat dari kondisinya mungkin rentangnya antara 50-150rb. Kalo di ciwidey sepertinya lebih mahal

  5. thank bro nunoo…dapet lagi referensi pantai jayanti..rencana tahun baru besok mo turing sekalian nostalgia ke jayanti, dulu jaman SMA taun 94 camping masiiiih sepppppiiiiiii..dari Cidaun ke jayanti jalan tanah…

  6. tks info, foto-2, dan tips nya Om Nunoo, sy jadi makin greget pengen mencoba rute ini. rencananya 22 September guru/karyawan sman 13 bdg mau brk, tp motornya macem-macem Om (bebek-matic-sport-vespa). utk vespa g masalah Om?, tks

  7. Greetings from Florida! I’m bored at work so I decided to check out your blog on my iphone during lunch break. I really like the information you provide here and can’t wait
    to take a look when I get home. I’m shocked at how fast your blog loaded on my mobile .. I’m not even using WIFI, just 3G .
    . Anyhow, awesome blog!

  8. kang… klo menurut anda rute bdg-ciwidey-cidaun… vs bdg-pangalengan-jayanti

    mana yg terbaik keindahan alamnya…..? s/d saat ini wlopun sy sering turing lwt daerah tsb…msh draw hehe..

    1. Makasih mbak 😀 mungkin malah justru ga terasa cape karena ada temennya jadi makin seru.. kapan2 boleh dicoba 🙂

  9. Selamat malam, mohon info jalur mas nunoo skrg ini dilalui pakai sedan tembus ga ya? sy kebetulan ada kerjaan di tambang pasir di Cidaun yang akhir Juni kemarin di demo masyarakat, apakah arahnya searah ?
    Thanks

  10. manteb mas bro…info yang sangat bagus, mendetail n bermanfaat sekali buat kita yang suka touring…thank’s banget buat info nya 😉

  11. Terimakasih infonya kang, saya akan coba lewat naringgul dari ciwidey, dulu pernah lewat rancabali tembus langsung pagelaran, jalannya agak jelek. Kalau kang Nuno “suka” jalan batu yg bikin pegel sebadan boleh coba jalur dari jasinga cipanas citorek cimari warungbanten, mantep deh.

    1. sama2 kang, thanks juga info jalurnya. kalau ada kesempatan insya Allah pengen saya coba juga 🙂

  12. Boleh minta kontaknya gak? buat tanya2 mengenai rute ke cidaun.. kalau boleh bs ke twitter @alfiianas . ditunggu 🙂 terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s