Lampung Exploride (Part.3) -END

12391841_10206628999856380_1631449388962363859_n

Hello! good morning from Krui. Foto dari rooftop Hotel Monalisa

Continue reading

Advertisements

Lampung Exploride 2015 (Part.2)

Screenshot_2015-12-29-15-49-28_com.miui.videoplayer

Jum’at, 25 Desember 2015

06:00 Pagi. Udara dan cuaca pagi di Gisting sangat sejuk dan nyaman, nyaman untuk lanjut tidur lagi maksudnya. Tapi perjalanan hari ini masih harus berlanjut dan baru saja dapet kabar temen gw yang kemarin mau nyusul udah berangkat dari Bandar Lampung.

Gisting adalah sebuah Kecamatan yang terletak di wilayah Kabupaten Tanggamus, yang ternyata sewaktu di cek menggunakan altitude meter ketinggian tempat ini sekitar 600-700 mdpl yang artinya kurang lebih sama dengan Bandung. Berlokasi di kaki Gunung Tanggamus yang juga menjadi bagian dari awal jalur pendakian menuju gunung tersebut.

Oke setelah temen gw -Aryo- dateng ke Hotel untuk nyamper kita, dan lalu kemudian sarapan lalu berangkat dari Gisting tepat pukul 9 pagi. Rute hari ini : Gisting – Kota Agung – Taman Nasional Bukit Barisan Selatan – Bengkunat – Krui. Menurut Google Maps jaraknya sekitar 176 Km, kira-kira 4-5 jam.

Jalur Gisting – Kota Agung di dominasi jalanan menurun dan tikungan serta pemandangan yang indah. Kondisi jalanan disini bisa dibilang bagus bangets, viewnya luar biasa, plus sepi pula. Ditambah udara pagi yang segar, seriously…this kind of mood is the one that we require to start the day like…everyday!  enough said…you better try by yourself.

Setelah melewati Kota Agung, jalanan kembali menanjak saat akan memasuki Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Dari kejauhan, bukit barisan ini terlihat megah dan…sedikit mistis. Perlahan pemukiman warga semakin menjauh. Beberapa saat kemudian om Chandra ngasih kode berhenti di sebelah kanan, ternyata ada viewing point yang cukup bagus disini. An early refresh!

What a view, somehow reminds me of Bukit Habibi 🙂

Continue reading

Lampung Exploride 2015 (Part.1)

Well it’s been a while since my last post, yet so many things i want to share so let’s make it quick.

Bermula dari obrolan-obrolan panjang di grup chat WA, gw dan beberapa temen sepakat untuk riding ke Lampung Barat di liburan panjang kali ini.

Jakarta Barat, 24 Desember 2015, 01:00 dini hari

Titik kumpul pertama di SPBU Shell seputaran Slipi. Start jam 1 dini hari yang mana molor dari jadwal semula yang rencananya akan berangkat jam 22:00. No big deal, time to pop up the throttle!

But let me take a picture first 🙂

1

Click!

Okay next we’re headed to the west, towards the Tangerang and curving around in Serang. Bahasa Inggris macam apa ini, ah sudahlah pokoknya lanjut ke merak!

But once again, let me take a picture 🙂

2Sepi

Continue reading

Just another one day trip, Rancabuaya…

https://nunoo.files.wordpress.com/2012/06/sany2160.jpg?w=1174

Nggak semua perjalanan yang seru dan menarik harus di rencanakan dengan matang sebelumnya. Banyak perjalanan yang dilakukan secara mendadak tapi justru lebih berkesan :mrgreen: Hal ini berlaku buat gw pada perjalanan kali ini 😀 so let’s the story begin 😎

Continue reading

3rd Megaproholic Day, Gunungkidul Yogyakarta

Ajang silaturahmi “Megaproholic Day” bagi para pengguna dan penggemar Honda Megapro yang bermula dari situs Kaskus & Facebook ini udah memasuki tahun ke 3. Tahun Pertama dan kedua sukses diadakan di Dieng,Jawa Tengah dan Ciwidey, Kabupaten Bandung.

https://i2.wp.com/img6.imageshack.us/img6/9080/meglogo.jpgSetelah berkutat dengan kesibukan dan pembuatan postingan ini sempat tertunda selama 1 bulan,  maka kali ini gw mencoba menuliskan sedikit cerita tentang perjalanan, kebersamaan dan sedikit petualangan di tempat yang mungkin baru bagi beberapa peserta Megaproholic Day III ini :mrgreen:

Continue reading

Jalan – jalan sore ke Muara Gembong

Muara Gembong adalah nama sebuah kecamatan di Kabupaten Bekasi, yang letaknya berada cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi itu sendiri,yaitu sekitar 75 Kilometer sebelah utara Bekasi. Akses jalan darat menuju Muara Gembong terdiri dari jalan aspal dan beton dimana sebagian besar jalannya rusak dan rusak berat,terutama setelah daerah Cabang Bungin dimana terdapat beberapa areal proyek yang dilalui truk-truk berukuran besar yang semakin memperparah kondisi jalan, waktu tempuh menuju Muara Gembong sekitar 4 jam dari Bekasi, menyusuri pinggiran sungai Citarum.

Sungai Gembong sendiri adalah anak sungai Citarum yang mengarah ke barat. Dan bagian yang bermuara ke laut di namakan Muara Gembong, yang akhirnya menjadi nama kecamatan di daerah tersebut, dengan beberapa dusun/desa yang terdapat di kecamatan Muara Gembong antara lan Jayasakti, Pantai Harapanjaya, Pantai Sederhana, Pantai bahagia, Pantai bakti, dan Pantai mekar.

Jabar

Bagian yang di lingkari jadi tujuan perjalanan iseng kali ini :mrgreen: Continue reading

Gunung Papandayan, Garut

Gunung Papandayan merupakan gunung api yang masih aktif dan tercatat mengalami beberapa kali erupsi, diantaranya pada Tahun 1773, 1923, 1942, 1993, dan 2003. Letusan besar yang terjadi pada tahun 1772 menghancurkan sedikitnya 40 desa dan menewaskan sekitar 2951 orang. Daerah yang tertutup longsoran mencapai 10 km dengan lebar 5 km.  Bahkan belum lama ini tercatat aktivitas Gunung ini mengalami beberapa kali peningkatan, diantaranya Sejak April 2006 Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Papandayan ditingkatkan menjadi waspada, setelah terjadi peningkatan aktivitas seismik. Pada 7-16 April 2008 Terjadi peningkatan suhu di 2 kawah, yakni Kawah Mas (245-262 derajat Celsius), dan Balagadama (91-116 derajat Celsius). Sementara tingkat pH berkurang dan konsentrasi mineral meningkat. Pada 28 Oktober 2010, status Papandayan kembali meningkat menjadi level 2.

Gunung ini terletak pada ketinggian 2665 meter di atas permukaan laut,untuk menuju gunung papandayan bisa ditempuh dari Garut sekitar 1-2 jam ke arah barat daya. Akses masuk yang gw tempuh kali ini berada di sebuah tikungan jalan di daerah Cisurupan dengan gapura yang cukup kecil namun masih cukup terlihat jelas.

Sebenernya waktu itu gw bawa kamera digital, cuma karena memory card nya ketinggalan, jadilah foto-foto seadanya dengan kamera henpon Sony Ericsson W960i yang kebetulan ada di kantong :mrgreen:

Kawah Gunung Papandayan terlihat dari jalan saat cuaca cerah, sumber : Google :mrgreen:

Continue reading